d’masiv

vvv z zzz zxc bn

kebahagiaan tak terduga

aku tak menyangka dia telah ada dihadapanku

memberikan cinta dan kasih sayang yang tuluss yang slama ini aku cariii

memang task mudah untuk menemukan cinta sejati

ya tuhaan smoga orang yang da dihadapanku ini adalah orang yang terakhir didalam hidupku

tangis kebahagiaan

saat aku menunggu sebuah surat untuk menentukan masa depanku

detak jantungku berdetak keras

rasa tak sabar ingin melihat hasil yang telah aku kerjakan secra maximal

saat aku sudah mendapatkannya air mta ini langsung mengalir tak trtahanl\kan lagi

ini bvkan tangis sebuah kesedihan melainkan tangis kaebahagiaan

tertawa bahagia

tak ada tawa bahagia jika tak ada tangis

tapi aku selalu tertawa bahagia jika aku selalu bersama MY BEST FRIEND KU yang amat tercinta

saling berbagi cerita maupun itu suka dan duka

saat indah bersamamu

walau langit tak berbintang dan tak ada bulan tapi aku tetap senang jika kau selalu disampingku menemaniku disaat aku membutuhkanmu

memberikan sinar kebahagiaan untuk semuaorang

tak ada kata2 yang bisa ku ungkapkan padaa saat itu

tujuan pendidikan

Tujuan pendidikan anak dalam Islam adalah usaha mencari keridhaan Allah Ta?ala dan usaha untuk mendapatkan surgaNya, keselamatan dari neraka serta mengharapkan pahala dan balasanNya.

Para orang tua (bapak ibu) yang mendidik anaknya dengan pendidikan Islam yang benar akan mendapatkan keuntungan yang tidak ternilai harganya, yaitu mendapatkan derajat yang tinggi dan pahala yang terus mengalir setelah kematiannya.

Rasulullah ?Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Sallam bersabda: ?Apabila manusia telah mati maka terputus semua amalnya kecuali tiga perkara: Sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakannya?. (HR. Bukhari dan Muslim).

Allah Ta?ala kelak akan meminta pertanggungjawaban kepada para orang tua (bapak ibu) atas pendidikan anaknya. Rasulullah ?Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Sallam bersabda: ?Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian pasti akan ditanyai tentang yang dipimpinnya.? (HR. Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dll).

Menyia-nyiakan dan lalai dalam mendidik anak merupakan sebab terhalangnya bapak ibu dari masuk surga. Rasulullah ?Shallallahu ?Alaihi Wa ?Ala Alihi Wa Sallam bersabda: ?Tidaklah seorang hamba diberi tanggung jawab kepemimpinan oleh Allah Ta?ala kemudian pada saat ia meninggal, ia curang terhadap yang dipimpinnya, melainkan Allah Ta?ala mengharamkan baginya surga.? (HR. Bukhari dan Muslim).

pentingnya internet

Zaman sekarang ini, jika tidak mengikuti perkembangan teknologi tentu akan ketinggalan zaman. Pentingnya pengetahuan tentang teknologi, ya paling minimal mahir menggunakan internet, menjadi salah satu modal untuk mengikuti perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan.
Ibarat perpustakaan besar tanpa batas, begitulah internet yang berisikan beragam informasi dan pengetahuan. Apalagi saat ini sangat banyak web yang menyediakan jasa text book serta berbagai resensi buku-buku literatur yang seyogianya mendukung perkuliahan. Nah, itulah pentingnya agar mahasiswa lebih mampu menguasai teknologi khususnya internet.
Berinternet dengan baik bagi mahasiswa yaitu kemampuan berinternet dalam hal mengakses, mengelola, menilai secara kritis kesahihan dan kemampu-terapan informasi yang mendukung perkuliahan yang diperoleh di bangku kuliah. Informasi yang diperoleh dari internet sedikit banyak akan menambah khasanah selain materi yang telah diperoleh dari dosen di kelas.

pentingnya membaca

BETAPA pun besarnya manfaat dari membaca buku, jika masyarakatnya kurang memiliki kesadaran tentang pentingnya membaca buku, terciptanya suatu peradaban yang lebih baik menjadi suatu keniscayaan. Disamping faktor lain yang menjadi penyebab kurangnya minat baca, di antaranya budaya menonton lebih mendominasi dari pada budaya baca, mahalnya harga kertas yang berimbas harga-harga buku menjadi mahal, dan kurangnya sosialisasi dari pemerintah tentang pentingnya membaca buku.

Berdasarkan hasil survei lembaga internasional yang bergerak dalam bidang pendidikan, United Nation Education Society and Cultural Organization (UNESCO), minat baca penduduk Indonesia jauh di bawah negara-negara Asia. Indonesia tampaknya harus banyak belajar dari negara-negara maju yang memiliki tradisi membaca cukup tinggi.

Jepang, Amerika, Jerman, dan negara maju lainnya yang masyarakatnya punya tradisi membaca buku, begitu pesat peradabannya. Masyarakat negara tersebut sudah menjadikan buku sebagai sahabat yang menemani mereka kemana pun mereka pergi, ketika antre membeli karcis, menunggu kereta, di dalam bus, mereka manfaatkan waktu dengan kegiatan produktif yakni membaca buku. Di Indonesia kebiasaan ini belum tampak.

Menumbuhkan kebiasaan membaca harus dimulai dari keluarga. Orang tua berperan penting dalam menumbuhkan kegemaran membaca buku anak-anaknya. Untuk menjadikan anak memiliki kegemaran membaca, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pepatah Inggris mengatakan we first make our habits, then our habits make us. Sebuah watak akan muncul, bila kita membentuk kebiasaan terlebih dahulu. Artinya, bila orang tua ingin anaknya mempunyai kegemaran membaca buku, maka membaca buku perlu dibiasakan sejak kecil. Disamping perlunya keteladanan dari orang tua sendiri.

Saat ini, biaya pendidikan kian membumbung. Hanya kalangan tertentu saja yang dapat menikmati pendidikan formal sampai jenjang perguruan tinggi. Bagi mereka yang belum beruntung dari aspek ekonomi, sehingga tidak sempat mengenyam pendidikan tinggi, mestinya tidak berkecil hati. Membaca buku menjadi alternatif untuk bisa menjadi terpelajar layaknya orang yang mengikuti pendidikan formal.

tugas

segala sesuatu klo mang kita niat pasti ada jlan keluarnya

mkanya kita harus belajar yabg sungguh2 biar pa yang kita capai akn terwujud

favorite lylaku

lylsku nagaa naaagaa liiilakuu naaga qw we

« Older entries
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.